Thursday, July 21, 2011

Pak DK

Dwi Koendoro Brotoatmodjo

Tokoh kelahiran Banjar 13 Mei 1941 ini, terlahir sebagai sosok multi-talenta. Masa kecilnya dihabiskan di Bandung. Beliau jatuh hati pada dunia perfilman pada usia 6 tahun. Setiap ke pasar malam, yang ditongkronginya adalah film. Film-film kartun Walt Disney menjadi favoritnya. Bakat menggambarnya yang kuat, menjadi modal yang tidak sia-sia. Pada usia 14 tahun, hasil coretannya berupa kartun-kartun sudah menghiasi majalah Teratai yang terbit di Jakarta.
Selepas SMP di Surabaya, Dwi Koen menjatuhkan pilihan pada Sekolah Seni Rupa Indonesia di Yogyakarta, lalu berlanjut ke ilustrasi grafis di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta. Selama di ASRI ia sempat menjadi wartawan di harian Kedaulatan Rakyat. Kecintaannya pada animasi kartun, membuat ia belajar otodidak dengan berbagai cara. Membaca buku dan bereksperimen menjadi gurunya.
Tahun 1971, Dwi Koen pindah ke Jakarta. Kartun-kartunnya mengisi majalah Stop. Bertahan hingga 1972, akhirnya ia pindah ke biro iklan Intervista, dari karyawan biasa sampai menjadi art director. Lalu empat tahun kemudian, ia pindah ke Gramedia. Karirnya terhitung baik hingga dipercaya menjadi Kepala Bagian Produksi Gramedia Film.
Akhirnya lahirlah Panji Koming pada 14 Oktober 1979 sebagai ”pelepasan” kreatif dan segala uneg-unegnya dari sifat pekerjaannya di Gramedia Film yang lebih banyak menangani pekerjaan non kreatif. Tahun 1982 ia mengundurkan diri karena merasa kurang cocok diposisi tersebut. Tiga tahun kemudian, tepatnya 1985, Dwi Koen mendirikan PT Citra Audivistama – perusahaan yang bergerak dibidang film animasi, iklan, dokumentar dan slide program.
Pengalaman dan kreatifitasnya berbuah penghargaan Piala Citra sebagai sutradara terbaik untuk film dokumentar ”Sepercik Kenangan, Segelombang Teladan” pada FFI 1981.
Kini, 30 tahun sudah Panji Koming hadir setiap Minggu. Tokoh ini telah menjadi ikon karakter yang kritis tapi jenaka. Bisa menjadi insiprasi serta bahan perenungan dalam menyikapi kondisi bangsa Indonesia. Hingga saat ini beliau hampir tidak mengenal istilah weekend, karena setiap Sabtu ”kelakar kritis” Panji Koming harus dikirim ke Kompas agar bisa terbit pada hari Minggu.

Sumber

Capres deeehh.......

Salah sasaran...

Thursday, January 27, 2011

Jennifer Rene

Jennifer Rene was born with music in her soul.
Singing and performing since she was very little, writing songs since she was 10, those around her knew she was destined to be involved in music somehow for her future. Which is exactly what happened. Ever since her first real club experience in Chicago, Jennifer Rene knew her calling was to be a part of dance music. But not just by doing one part, by doing everything that can be done for this music genre.
So not even a year later, she bought a computer and a mic and sat down to record her very first sample of vocals with them. She took the first take she ever recorded on it and sent it to a friend to get an overall opinion. This friend had a close connection with trance producer Jose Amnesia, whom he sent the sample too, unknowingly to Jennifer. Next day Jennifer was contacted by Jose to record more vocals for this small sample and in a short period of time Jose Amnesia Feat. Jennifer Rene “Louder” was born.
“Louder” was an instant success and picked up by record label Armind through Armada music, owned by world reknown DJ Armin van Buuren who was a big fan, debuting “Louder” in the ASOT 250 live show that played for millions of listeners and continues to play in clubs all across the globe. Markus Schulz being a big fan as well chose “Louder” to appear on his Ibiza
2006 album.
But being just a singer isn’t where this girl is going to stop. Jennifer’s all-time passion is to become a DJ. Recently acquiring the necessary equipment, Jennifer Rene taught herself the basics of the decks in less than a month and is in the process of getting her DJ career started. “From the first time I walked into a real club, and saw a real DJ, playing real dance music, any thoughts of what I had thought I wanted to be were washed away. Then and there that night, I realized, I was born to do that.”
However, being just a singer/DJ isn’t where this girl is going to stop either. Jennifer knows one day she will move into producing and remixing as well. “I want to do it all. Because this music has done everything and more for me.”
Jennifer Rene is currently hard at work writing and recording new material and has many exciting projects waiting just around the corner, She can’t wait to begin performing and DJing live. Watch out, because this girl has only just begun to show what she is capable of.
“Like the sky is blue and the grass is green, I know I’m right where Im supposed to be. Dance music is my calling, my passion, my everything. Music is the only place where I feel at home.”

Tuesday, August 24, 2010

Speedy Strip

Speedy dan Telkom

Speedy dan Internet

Thursday, April 15, 2010